Boltara (Kemenag) — Ikhtiar Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) dalam menghadapi kemarau berkepanjangan kembali dilanjutkan melalui pelaksanaan Salat Istisqa.
Memasuki hari keempat pelaksanaan, Salat Istisqa digelar di lapangan desa Talaga Tomoagu, Kecamatan Bolangitang Barat, Jum`at (21/8/26). Dihadiri Bupati, Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati, Moh. Aditya Pontoh, bersama jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, serta masyarakat Kecamatan Bolangitang Barat.
Pelaksanaan Salat Istisqa ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama pemerintah dan masyarakat untuk memohon rahmat Allah SWT berupa turunnya hujan, sekaligus mengajak umat memperbanyak istighfar, taubat, dan doa di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung.
Kementerian Agama turut mengambil bagian dalam pelaksanaan tersebut. Penyuluh Agama Islam Kemenag Boltara, Iswan Sya`ban, dipercaya bertindak sebagai khatib untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan ajakan kepada masyarakat untuk memperkuat ketakwaan serta memperbanyak taubat dan doa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kemenag Boltara, di antaranya Kepala Subbagian Tata Usaha, Wahum Panigoro, dan Kepala Seksi Bimas Islam, H. Abdullah Diu. Kehadiran Kemenag juga diperkuat oleh Kepala KUA Kecamatan Bolangitang Barat, Sardi Ticoalu, beserta staf dan para Penyuluh Agama.
Kehadiran berbagai unsur dalam pelaksanaan Salat Istisqa ini menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, tokoh agama, dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan.
Melalui Salat Istisqa, seluruh jamaah diajak menjadikan kondisi alam sebagai momentum untuk melakukan introspeksi, memperbanyak amal kebajikan, serta memanjatkan doa dengan penuh harap agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Boltara.
Humas