Boltara (Kemenag) – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar Rapat Koordinasi bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara di Aula Lantai III Kantor Bupati, Kamis (6/8/26).
Rapat koordinasi dilaksanakan dalam rangka memperkuat koordinasi, sinergitas, dan komunikasi antara Pemerintah Daerah dengan Ormas Islam guna mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, religius, harmonis, dan kondusif, sekaligus merumuskan langkah bersama menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan.
Pertemuan dipimpin oleh Bupati, Sirajudin Lasena, turut dihadiri Wakil Bupati, Moh. Aditya Pontoh, Kepala Kantor Kemenag, Idrus Sante, para camat, pimpinan Ormas Islam, serta perangkat daerah terkait.
Dalam rapat tersebut, para peserta menyepakati sejumlah langkah strategis sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi dampak kemarau yang melanda wilayah Bolaang Mongondow Utara.
Kesepakatan pertama adalah penerbitan naskah khutbah yang berisi ajakan kepada umat Islam untuk memperbanyak taubat, istighfar, serta memohon rahmat Allah SWT melalui pelaksanaan Salat Istisqa. Naskah khutbah tersebut akan disusun oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dan disampaikan kepada para khatib untuk menjadi materi khutbah di masjid-masjid.
Kesepakatan kedua, Pemerintah Daerah akan menggelar Salat Istisqa dan istighasah (doa bersama) di setiap kecamatan. Selanjutnya, kegiatan serupa akan dipusatkan pada tingkat kabupaten sebagai puncak pelaksanaan doa bersama memohon agar Allah SWT menurunkan hujan dan keberkahan bagi masyarakat Bolaang Mongondow Utara.
Untuk teknis pelaksanaannya, jadwal kegiatan akan disusun oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah bersama para camat, termasuk penetapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang keagamaan untuk memimpin pelaksanaan Salat Istisqa dan istighasah di masing-masing kecamatan.

Sementara itu, poin ketiga yang menjadi kesepakatan adalah optimalisasi sosialisasi mengenai Salat Istisqa kepada masyarakat. Para camat diminta aktif mengedukasi masyarakat melalui berbagai kegiatan dan forum kemasyarakatan, termasuk menyampaikan informasi pada setiap hajatan atau kegiatan yang melibatkan banyak warga.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata cara, tujuan, dan hikmah pelaksanaan Salat Istisqa sebagai salah satu tuntunan syariat Islam ketika menghadapi musim kemarau dan kekeringan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Daerah bersama seluruh Ormas Islam berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dalam menghadirkan solusi keagamaan di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat. Selain sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan, rangkaian kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi momentum memperkuat keimanan, memperbanyak taubat, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Humas